AIR MATA KESEDIHAN
Air mengalir membasahi pipi
Nafas terasa terhenti
Menyiksa hati
Batin, dan jiwa
Air menetes, mengingatkan
Kesan masa lalu, yang terus terbayang
Kehilangan seseorang yang kita sayangi
Yang kita cintai
Terenggut nyawa dan hilang begitu saja
Ohh.. Bunda
Aku tak tahu
Entah apa kehendak sang pencipta untukku
Kehilangan harta yang sangat berharga bagiku
Bunda, kini tak seorangpun bersamaku
Kini tinggalah air mata kesedihan bagiku
karya : DEWI JANNATI AMINAH NUR